Kembali Jabat Gubernur, Sri Sultan Ingin Kembangkan Potensi Bahari DIY

3670927151Pengembangan Wisata Bahari – Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, dalam lima tahun ke depan, ia akan membawa Daerah Istimewa Yogyakarta untuk lebih fokus dalam pengembangan potensi bahari. Hal ini disampaikan Sri Sultan usai dilantik kembali sebagai Gubernur DIY oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10/2017). Sri Sultan mengatakan, meski penetapan dirinya sebagai Gubernur dilakukan secara otomatis sesuai dengan UU Keistimewaan DIY, namun dirinya tetap memaparkan visi dan misi dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Visi untuk membawa Yogyakarta lebih fokus pada pengembangan potensi bahari ini pun sudah disampaikan di hadapan DPRD.”Bahwa Yogya ini sekarang pintunya menghadap ke selatan dalam arti memprioritaskan Samudera Indonesia, Samudera Hindia, bisa menjadi kekuatan baru bagi masayrakat Yogya,” kata Sri Sultan Sultan menambahkan, salah satu alasan pengembangan potensi bahari ini adalah karena Yogyakarta memiliki lahan atau tanah yang semakin terbatas. Sudah tidak mungkin untuk terus menggarap sektor pertanian. Continue reading

Tumbuhkan Jiwa Bahari, KRI Jadi Tren Wisata Edukasi

pelni 1pengembangan wisata bahari – Keberadaan Kapal perang yang merupakan simbol eksistensi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, kini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi bagi sekolah-sekolah baik Taman kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama serta Menengah Atas. Contohnya, Taman Kanak Kanak Islam Terpadu Al Muttaqin berkunjung ke KRI Bintuni 520 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/9). TK IT Al Muttaqin yang beralamat di Kedaung, Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat ini membawa para siswa-siswinya untuk mengunjungi kapal perang milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).Sebanyak 65 siswa-siswi TK ini didampingi 5 guru. Mereka sengaja datang untuk melihat Kapal perang Republik Indonesia TNI AL yang berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok. Continue reading

Nadine Chandrawinata Jadi Duta Wisata Bahari

pengembangan wisata bahari- Nadine Chandrawinata selama ini sangat menyukai hal-hal berbau laut, seperti renang, diving, dan sejenisnya. Karena kesukaannya itulah, Nadine Chandrawinata dinobatkan sebagai Duta Bahari oleh Yayasan Taman Wisata Dunia atau World Tourism Park (WTP). Selain Nadine Chandrawinata, pihak W1027425SANGIHE-TRAVEL-PANTAI-RONNYB780x390TP Forum juga menunjuk 9 duta lain yang mewakili 9 potensi unggulan wisata Indonesia, seperti wisata alam, udara, sejarah, budaya, kuliner, agro, fashion, belanja, dan Mice. Daniel Kumendong selaku CEO WTP Forum mengatakan, semua duta memainkan peran penting di bidang masing-masing untuk mempromosikan wisata alam Indonesia ke pentas dunia.ā€¯Masing-masing duta ini memiliki misi di dalam mempromosikan taman wisata Indonesia kepada dunia,” kata Danie Kumendong dalam jumpa pers di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 25 Agustus 2017. Continue reading

Persaingan Wisata Bahari Semakin Ketat, Akses ke Tanjung Benoa Harus Jadi Perhatian

gallery_laskar pelangi11Beberapa wisatawan Tiongkok tampak mendominasi kunjungan di kawasan wisata bahari Pantai Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali, Rabu (5/7/2017) siang.Meski terik, mereka antusias menikmati berbagai aktivitas olahraga air seperti parasailing, flying fish, rolling donut, snorkeling, ataupun banana boat.Antonie Kepi, pengusaha water sport di kawasan tersebut mengatakan, parasailing masih menjadi favorit di antara wahana water sport lainnya.Antonie mengatakan, semua usaha water sport di Tanjung Benoa dikelola oleh perseorangan dan pemiliknya kebanyakan warga asli Tanjung Benoa. Soal harga disesuaikan dengan kesepakatan kerjasama antara pengusaha dan travel agent.”Biasanya 70 dolar (USD) untuk wisatawan asing dan Rp 600 ribu sampai Rp 650 ribu untuk wisatawan domestik,” ujar Antonie. Continue reading

Pulau Pari, Wisata Bahari ala Jakarta

wisata-bahariPelatihan wisata bahari – Siapa bilang Jakarta hanya soal megah metropolitan? Kalaupun tak hanya soal megah gedung pencakar langit, Ibu Kota biasanya dilekatkan semata dengan penjelajahan bangunan-bangunan bersejarah dan ragam kuliner yang sanggup menggoyang lidah. Tapi, tahukah kamu kalau kota yang dulu bernama Batavia ini juga punya tawaran wisata bahari?Di bagian utara, lepas pesisir Teluk Jakarta, terdapat kawasan administrasi Kepulauan Seribu. Sesuai dengan namanya, terdapat banyak pulau, baik besar maupun kecil, di sini. Tapi di antara banyak, kunjungan ke Pulau Pari adalah salah satu kesempatan yang tak boleh dilewatkan ketika pelesiran ke Kepulauan Seribu.Demi mencapainya, kamu bisa naik perahu lewat Marina Ancol maupun Pelabuhan Kaliadem dengan masing-masing jarak tempuh 1,5 jam dan 2,5 jam. Tak terlalu jauh dari daratan utama Jakarta.
Continue reading